Pendekatan Deep Learning dalam Pendidikan: Transformasi Belajar di Tahun Ajaran 2025/2026

22 Juli 2025 — Idlohulhaq Nasyrih
deep learningpendidikan modern

Mulai tahun ajaran 2025/2026, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Indonesia memperkenalkan pendekatan Deep Learning ke dalam praktik pembelajaran di sekolah sebagai bagian dari penguatan kualitas pendidikan nasional.

Meski sering dikaitkan dengan teknologi kecerdasan buatan, dalam konteks pendidikan, deep learning merujuk pada strategi belajar yang menekankan pemahaman mendalam, makna yang relevan, dan pengalaman belajar yang menyenangkan.

Pendekatan ini bukan merupakan kurikulum baru, melainkan penyempurnaan cara mengajar dan belajar yang bisa diterapkan dalam berbagai kurikulum yang sudah ada seperti Kurikulum 2013 maupun Kurikulum Merdeka.

Apa itu Deep Learning dalam Konteks Pendidikan?

Empat Pilar Pelaksanaan di Sekolah

Tujuan dan Tantangan

Implementasi Nyata di Kelas

Kesimpulan

Deep Learning dalam kurikulum nasional tahun ajaran 2025/2026 (mulai Juli 2025) adalah pendekatan modern dalam pembelajaran yang berorientasi pada pemahaman mendalam, makna, dan kegembiraan belajar, bukan mata pelajaran baru. Dengan empat pilar dukungan (metode, kemitraan, lingkungan, teknologi), harapan besar Kemendikbud adalah menghasilkan generasi dengan keterampilan abad ke-21: kritis, kolaboratif, kreatif, dan adaptif.

Bagikan artikel ini:

Komentar